Senin, 02 September 2019

Manusia menurut Pengacara Komikado..

Hasil gambar untuk legal high masato sakai komikado kensuke


Pada kesempatan kali ini aku akan membahas tentang apa yang dikatakan tokoh pengacara di dorama Legal High. Ada banyak hal yang kupelajari dari dorama ini. Terutama tentang kehidupan sosial dan tabiat manusia. Dari dorama ini aku jadi lebih mengerti kenapa orang - orang melakukan ini dan melakukan itu.

Dibagian akhir season keduanya, Pengacara Komikado kembali berargumen. Kepada tim lawan dia menjelaskan tentang kasus yang pernah ia tangani dan seperti apa manusia itu. Dia bilang, “Tidak karuan dan egois. Begitulah manusia.”

Hmmm.. Aku berpikir keras saat membaca petikan kalimat diatas. Memang begitu kan ya ? Maksudku, situasi yang pasti itu rasanya bukan manusia. Manusia punya emosi yang membuatnya tidak karuan. Contoh bertindak sesuai mood dan berubah pikiran karena beberapa hal. Egois juga. Kadangkala kita lebih mementingkan kepentingan diri kita sendiri dibanding orang lain.

Pengacara Komikado juga pernah berkata bahwa manusia adalah makhluk yang suka dengan kesenangan. Kadangkala kita tidak segan mengorbankan sesuatu demi kesenangan pribadi. Hal ini ia ungkapkan saat menangani kasus pengubahan situs warisan dunia yang menjaga alam dan sisi tradisional menjadi kota yang normal sebagaimana yang lain. Kota yang memiliki tempat hiburan, jalan raya dan mall.

Oh iya, satu lagi yang menarik dari dorama ini. Diceritakan Pengacara Komikado dan Pengacara Mayuzumi punya pandangan yang berbeda terkait kasus yang mereka tangani. Pengacara Komikado adalah orang yang akan membela siapapun selama kliennya memiliki uang. Dengan kata lain ia hanya akan membela orang yang bisa membayar jasanya dengan nominal yang tinggi. Ini berbeda dengan Mayuzumi yang menginginkan keadilan ditegakkan tanpa ada yang terluka dan dirugikan. Itulah kenapa opening dorama ini memperlihatkan Pengacara Komikado dan Pengacara Mayuzumi saling menyerang satu sama lain. Sekalipun mereka berada dalam firma hukum yang sama, tidak lantas mereka punya pandangan yang sama. Mereka cenderung bertolak belakang yang justru membuat dorama ini menjadi penuh dengan humor. Tapi aku rasa seru juga sih mempunyai orang seperti Pengacara Komikado sebagai rekan kerja. Terlepas dari sifatnya yang mata duitan itu, dia adalah orang yang humoris, sangat pintar dan kritis. Dia sering kekanakan namun pengetahuan hukum dan sosialnya sangat hebat.

Salah satu opening dorama Legal High.

Kita bisa belajar tentang kehidupan dari dorama ini dan penyampaiannya pun disampaikan dengan cara yang sederhana. Kita bisa lebih paham orang lain juga diri kita sendiri. Seperti sifat manusia yang tidak suka disalahkan dan bukan ranah kita untuk menentukan kebahagiaan orang lain. Aku juga dibuat takjub dengan pemikiran orang sosial. Aku rasa sepertinya mereka lebih paham tentang kehidupan karena ini pekerjaan mereka. Menemui banyak orang dan menangani banyak kasus. Itu membuat mereka lebih peka tentang bagaimana manusia dan tabiatnya. Dorama ini sangat cocok untuk mahasiswa jurusan hukum atau siapapun yang ingin belajar tentang ilmu sosial dan hukum. Kita bisa menjadi orang yang lebih melek hukum setelah menontonnya.

Aku juga suka melihat Gakky (pemeran Pengacara Mayuzumi) tampil sebagai orang yang bekerja di bidang hukum. Aku harap dia mengambil peran dalam proyek bertema hukum lagi :)

Baiklah. Mungkin hanya ini yang ingin aku sampaikan semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Ulasan : Beberapa cerita di dorama hukum

Hasil gambar untuk yui aragaki masato sakai

Ada banyak tulisan yang ingin ku-posting sejak beberapa minggu terakhir. Ide - ide yang ada seakan memaksaku untuk segera menuliskannya dan saat ini aku akan mengulas tentang beberapa episode dari dorama bertema hukum. Aku hanya akan menulis mengenai 3 episode saja karena aku tahu kalau aku menulis lebih dari itu maka tulisan ini akan terlalu panjang hehe.

Baik, dorama hukum yang akan kita bahas sekarang adalah Legal High Season 1 dan Season 2 serta Seigi no se. Aku akan membahas pembelajaran atau penilaian dari episode yang aku bahas disini.

1) Perceraian itu sesuatu yang mengejutkan.

Kamibayashi Akira (Suzuki Kazuma) adalah seorang novelis yang berprestasi. Ia menikah dengan Okazaki Anna (Aoyama Noriko) yang merupakan pembawa berita. Mereka sangat cocok saat bersama. Mereka kerap menampilkan keharmonisan dihadapan publik dengan menjadi bintang tamu dan menceritakan betapa bahagianya mereka. Mereka juga membintangi banyak iklan atas image keduanya itu. Mereka berada diperingkat pertama sebagai pasangan menikah ideal.


Namun siapa sangka.. Dirumah mereka justru terlibat cekcok dan saling melukai satu sama lain. Anna melempar benda yang terbuat dari kaca pada suaminya dan begitupun sebaliknya, suaminya mendorong Anna hingga dahinya terbentur dinding. Perkelahian itu membuat dahi Anna terluka dan berdarah. Itu membuat luka permanen dan lukanya bisa menghancurkan karir Anna sebagai seorang publik figur.

Merekapun meminta bantuan pengacara di firma hukum yang berbeda. Mayuzumi Machiko (Aragaki Yui), salah satu pengacara disebuah firma hukum sangat terkejut mendengar Kamibayashi Akira ingin bercerai dengan istrinya. Mengingat dia sangat senang melihat kebersamaan mereka saat tampil disalah satu acara talk show. Tapi firma hukum ini menerima tawaran pekerjaan dari Akira. Komikado Kensuke (Masato Sakai), seorang pengacara senior pemilik firma hukum dimana Mayuzumi bernaung pun bertemu dengan Akira. Ia membaca penggalan kalimat iklan kopi yang dibintangi Akira dan istrinya dengan penuh penghayatan. Ia lalu berkomentar, “Iklan yang bagus ya.”

Mayuzumi yang terkejut mendengar Akira dan Anna berencana untuk bercerai.




Pengacara Komikado seakan menyindir bahwa kehidupan rumah tangga mereka justru tidak seperti kalimat dalam lembar iklan dimajalah itu. “Untuk memahami satu sama lain, tidak diperlukan kata - kata. Secangkir kopi penuh rasa sudah cukup untuk itu.” Kira - kira begitulah kalimat di iklan yang Pengacara Komikado maksud.

Pada kuasa hukumnya Akira mengaku kepribadian Anna itu abnormal dan hedon. Dia merasa Anna hanya memandangnya sebagai pencetak uang. Disamping itu, Anna berkata pada pengacaranya bahwa suaminya berselingkuh. Itulah kenapa mereka bercerai. Akira ingin tidak ada alimony (uang yang diberikan mantan suami pada mantan istri pasca bercerai) dan rumah mereka akan dibagi rata sedangkan Anna ingin mendapat 300 juta ¥ sebagai alimony.

Penilaian : Ini kadangkala terjadi ya ? Maksudku, pasangan yang terlihat harmonis dan kita merasa mereka sangat cocok. Namun ternyata pada akhirnya mereka bercerai. Ini sesuatu yang sangat disayangkan dan membuat orang yang mengenal mereka ikut sedih.

2) Kasus pemerasan pernikahan

Sawai Nanami (Isoyama Sayaka) bertemu dengan Todo (Miura Takahiro) saat enam bulan yang lalu. Todo mengaku sebagai manager di bidang IT dan merekapun berpacaran. Todo hanya menunjukkan sisi - sisi baik pada Nanami. Ia juga bahkan mengajak Nanami makan direstoran mahal saat mereka merayakan satu bulan hubungan mereka dan memberi sebuket bunga mawar. Tiga bulan setelahnya mereka membicarakan tentang pernikahan hingga memesan gedung resepsi yang mana ini membuat Nanami bahagia saat itu.

Tak lama kemudian bisnis Todo bermasalah. Todo bilang, jika ia tidak memiliki uang 10 juta yen maka bisnisnya akan hancur. Nanami yang berpikir akan menikah dengan Todo pun merasa harus membantunya. Ia memberi 10 juta yen padanya. Setelah kejadian itu Nanami justru tidak bisa lagi menghubungi Todo. Nanami mendapati perusahaan yang diakui Todo sebagai tempat dimana ia bekerja ternyata fiktif belaka. Gedung resepsi yang sebelumnya telah mereka pesan pun ternyata telah dibatalkan.
 
Nanami saat memberikan uang kepada Todo.
Kasus merekapun ditangani oleh jaksa. Jaksa dan asistennya menilai sejak awal Todo (yang nama sebenarnya ternyata Suzuki Masao) memang berniat mendekati korban untuk mendapatkan uang. Semua yang Suzuki lakukan merupakan metode yang biasa dilakukan oleh para penipu. Apa yang selama ini Suzuki korbankan adalah investasi untuk membuat pasangannya mempercayainya. Namun, pada jaksa Suzuki justru mengaku tidak menerima uang 10 juta yen itu. Mendapati elakan itu jaksa bertanya alasan Suzuki tiba - tiba menghilang dari hidup Nanami. Suzuki menjawab itu karena ia tidak yakin bisa membuat Nanami bahagia.

Pada akhirnya jaksa berhasil menemukan fakta bahwa Todo alias Suzuki ini memang menerima uang dari Nanami. Dia pun dituntut hukuman penjara atas kasus yang menjeratnya. Nanami pun mendapat uang 10 juta yen yang saat itu ia berikan.

Pembelajaran :

Apa yang aku pelajari dari kasus ini adalah keharusan bagi kita untuk waspada dan berhati - hati. Termasuk dalam hal pasangan, kita tidak boleh terlalu mempercayai mereka mengingat tidak semua orang itu baik. Terlebih pasangan itu kadang kala merupakan orang yang baru masuk kedalam hidup kita. Kalau begini kan (orang baru, red), tentu kita harus lebih selektif lagi. Disini aku tidak hanya menasehati pembaca. Aku juga menasehati diriku sendiri.

Kemudian yang membuatku ikut bersedih adalah saat aku mendengar Nanami yang berkata ia ingin mendukung mimpi Todo untuk menyukseskan bisnis dan membantu banyak orang. Karenanya ia memberikan uang 10 juta yen itu. Tapi apa mau dikata, Todo ternyata berbohong dan sejak awal ia mendekatinya hanya untuk uang.

Aku setuju dengan beberapa pemikiran Nanami. Seperti prinsipnya yang menilai pasangan itu artinya berbagi mimpi yang sama. Sungguh hubungan yang ideal. Terlepas dari apa yang aku tulis sebelumnya, sangat penting juga untuk berprasangka baik dan tidak menghakimi apabila tidak ada bukti.

3) Mana yang lebih penting ? Penampilan atau hati ?

Di-point ketiga ini aku akan membahas kembali tentang kasus gugatan cerai. Tapi kali ini berbeda. Jadi begini ceritanya :

Mayuzumi Machiko (Aragaki Yui) tengah menghadiri acara reuni dengan teman - teman sekolahnya. Dia kemudian bertemu dengan Kumai Kengo (Tsukaji Muga). Mereka sekelas selama 2 tahun. Kumai bekerja di perusahaan perdagangan ternama. Kemudian Kumai bilang ia menyukai Mayuzumi karena ia cantik. Setelah itu dia memperlihatkan deretan nilai Mayuzumi terkait fisik dan berkata bahwa Mayuzumi mendapat nilai 83 dan berada diperingkat ketiga disekolah. Mayuzumi marah dan menilai tindakan Kumai adalah salah satu bentuk pelecehan seksual.

Data nilai fisik wanita yang Kumai tulis.



Kemudian Kumai bilang ia ingin membicarakan sesuatu pada Mayuzumi. Dia bilang dia telah menikah 2 tahun lalu dan dia ingin dikenalkan pada pengacara Komikado. Kumai pun bercerita bagaimana awal mula ia bertemu istrinya. Saat itu Kumai jatuh cinta pada pandangan pertama dan menilai fisik wanita yang kini telah ia nikahi sangatlah sempurna. Rekan kerja Kumai pun juga memuji betapa cantiknya istri Kumai.

Kishimoto Honoka (Minami), istri Kumai ini ternyata pernah melakukan operasi plastik dan fisiknya saat ini bukanlah fisiknya yang asli. Kumai yang kini mengetahuinya merasa kecewa. Ia berpikir menikahi Honoka adalah sebuah kesalahan besar. Ia merasa telah dibohongi dan ia mengajukan perceraian ke pengadilan. Ia meminta 8 juta yen sebagai kompensasi.

Fisik Honoka sebelum dan setelah operasi plastik.
Di pengadilan Pengacara Komikado bilang semua orang mendiskriminasi orang yang tidak rupawan. Ia bilang operasi plastik itu cukup kuat untuk dijadikan alasan perceraian. Dalam persaksiannya Kumai bilang sejak kecil ia terobsesi pada kecantikan. Dia belajar keras dan masuk universitas bagus kemudian dia mendapat pekerjaan di perusahaan ternama. Itu semua ia lakukan agar bisa menikahi wanita yang cantik dan kelak bisa memiliki anak yang cantik dan tampan. DNA tidak akan berubah hanya karena operasi plastik.

Di pengadilan, Honoka bercerita dia disebut jelek sejak masa sekolah. Pengacaranya bilang ia imut saat itu tapi Honoka menyanggah. Ia bilang sangat jarang ada orang yang berpendapat begitu. Honoka berkata semua orang menghakimi berdasarkan penampilan. Itulah alasan mengapa ia menjalani operasi plastik. Pengacaranya pun menutup pernyataan dengan berkata nilai seseorang itu bukanlah dari penampilannya. Nilai seseorang itu dilihat dari hatinya. Ia juga berkata hukum dan idealnya itu harusnya sama. Apa yang pengacara itu sampaikan ditentang oleh Pengacara Komikado. Pengacara Komikado bilang hukum itu harus sesuai dengan kenyataan. Hukum yang tidak sesuai dengan kenyataan itu tak berguna. Dia berkata jika manusia itu dinilai dari hatinya maka seharusnya operasi plastik itu tidak perlu ada. Begitupun dengan kosmetik dan diet. Kenapa ? karena yang penting adalah hati. Tapi realitanya berbeda. Pengacara Komikado bilang kliennya hanya sedikit lebih jujur daripada orang - orang di pengadilan itu.




Bagaimana akhirnya ? Seperti biasa, Pengacara Komikado memenangkan kasus. Mereka bercerai dan Honoka akan membayar uang kompensasi. Dia juga meminta maaf karena telah menipu.

Penilaian dan pembelajaran : Ini adalah episode yang membuatku sedih menontonnya. Tapi itu fakta kan ? Diskriminasi berdasarkan fisik. Sebuah realita yang aku rasa tidak terelakkan. Meski sedih, aku merasa harus membahas tentang ini disini agar kita lebih berempati. Lebih memahami orang yang kita diskriminasikan. Itu akan membuat mereka ataupun kita (jika ada diposisi itu) merasa sedih mendengarnya.

Disini aku juga ingin memuji Pengacara Komikado. Nalarnya luar biasa ! Ilmu dia tentang hukum juga kehidupan sosial. Bagaimana dia menyampaikan pun seakan dia memang pengacara sungguhan hehe. Tidak heran jika banyak yang memuji kemampuan acting aktor yang bernama Masato Sakai ini.

Ya baiklah. Itu saja untuk tulisan kali ini dan sampai jumpa.

Sabtu, 15 Juni 2019

PESAN MORAL [J - Dorama] : My Boss My Hero

Hasil gambar untuk my boss my hero


Setelah sekian lama malang melintang dalam lingkup per-dorama-an, seringkali aku membaca judul dorama ini sebagai salah satu dorama yang direkomendasikan untuk ditonton. Saat itu aku acuh aja sih, soalnya ini dorama lama. Aku merasa posternya jadul banget wkwk. Tapi sejak aku menonton dorama NigeHaji, aku jadi penasaran bagaimana Aragaki Yui saat masih awal debut sebagai aktris. Berhubung banyak yang merekomendasikan dorama ini, aku jadi cukup antusias menontonnya.

Aragaki Yui sebagai Umemura Hikari.

Baik, dorama ini mengisahkan Sakaki Makio (Tomoya Nagase) yang merupakan salah satu kandidat kuat untuk menjadi bos yakuza. Sayangnya ia dianggap bodoh karena tidak pandai berhitung. Ayahnya meminta Makio untuk kembali mengenyam pendidikan di SMA. Ia diharuskan lulus SMA agar bisa menjadi bos yakuza. Dan dimulailah petualangan Makio sebagai murid SMA. Padahal saat itu dia sudah berusia 27 tahun.

Hasil gambar untuk my boss my hero
Sakaki Makio.

Secara singkat, begitu plot-nya. Tapi berhubung disini aku akan menulis mengenai pesan moralnya maka sinopsisnya tidak akan terlalu kubahas. Inilah beberapa pesan moral yang berhasil kudapat dari dorama tersebut :

1) Kebahagiaan dari belajar

Di dorama ini aku mendengar salah satu guru menyebutkan nama salah satu tokoh dunia yang berpengaruh. Ia bernama Helen Keller. Wanita asal Amerika Serikat ini berkarya dalam keterbatasan. Ia merupakan aktivis politik dan dosen Amerika. Ia juga memiliki cukup banyak prestasi dan bahkan menulis beberapa buku. Lalu keterbatasan apa yang ia miliki ? ia adalah seseorang yang tidak bisa melihat, mendengar maupun berbicara. Saat ia masih kecil, ia kesulitan memahami apa yang gurunya ajarkan. Dengan kesedihan dan rasa sakit, dia menjadi anak yang temperamental. Namun pada suatu hari dia merasa takjub karena bisa tahu bahwa segala sesuatu mempunyai nama. Itulah salah satu titik dimana ia merasa bahagia mempelajari ilmu.

MasyaAllah ! Memang benar. Segala sesuatu memiliki nama. Ada kosa kata untuk air, api, tanah dan lainnya. Kata - kata itu merujuk pada hal - hal yang berbeda. Berbicara mengenai ini mengingatkanku pada obrolan dengan salah satu temanku. Saat itu aku berkata, “Negara - negara di Benua Eropa itu jaraknya terbilang dekat antara satu negara ke negara lainnya. Tapi mereka punya bahasa masing - masing ya.” Ujarku yang kala itu merasa tak mengerti sekaligus takjub akan hal itu. Mendengarnya temanku pun menjawab (yang intinya), “Iya. MasyaAllah, salah satu tanda kekuasaan Allah.”

Ya begitulah. Aku baru tahu soal sosok Helen Keller dari dorama ini. Aku ingin tahu lebih banyak mengenai sosoknya. Itulah kenapa aku membaca beberapa artikel di internet dan menyimpulkan kalimat - kalimat di paragraf diatas. Sayang sekali ya, kisah Helen Keller ini tidak begitu akrab ditelinga pelajar di Indonesia. Padahal hikmahnya mendalam sekali. Mengenai semangat mempelajari sesuatu, berusaha berkarya dan tidak terpuruk oleh keadaan. Rasa takjub akan indahnya mempelajari ilmu.

2) Menghina itu (sangat) jahat

Wahh yang satu ini seringkali terjadi ya ? Apalagi di jaman modern seperti sekarang, hinaan itu bisa muncul bahkan hanya melalui ketikan jari. Melalui media sosial. Ini kerap terjadi dan dialami orang - orang terkenal. Aku tidak paham pada orang - orang seperti itu. Maksudku, dosa itu bisa kita dapatkan tanpa kita sadari. Tanpa harus komen jelek dan menyakiti orang - orang. Kenapa mereka seakan bergerak mengejar dosa ? Apa mereka merasa lebih baik dengan menghina orang lain ? Sampai sekarang aku tidak paham itu.

Untuk aku sendiri, aku pasti pernah mengatakan suatu hal yang menyakiti orang lain. Tapi aku melakukannya tanpa sadar dan secara langsung ke orang tersebut. Aku tidak pernah berkomentar jelek di media sosial teman - temanku maupun media sosial publik figur. Sebentar, kenapa aku jadi curhat ya ? wkwk.

Baiklah. Kembali lagi ke pesan moral kedua yang akan kita bahas. Di dorama ini kita akan melihat Makio yang belum sepenuhnya lancar membaca kanji (salah satu aksara yang digunakan di Jepang).Nilai ulangan Makio juga dibawah KKM. Banyak teman - teman sekelas Makio yang menghina dan menertawakannya. Ini jahat kan ? Tapi faktanya hal semacam ini banyak terjadi di kehidupan nyata. Kita tidak bisa mengatur apa yang orang lain katakan terhadap kita.

Kemudian hal yang membuatku tertawa sekaligus kasihan pada Makio itu saat dia mengambil kelas tambahan karena nilainya banyak yang dibawah KKM. Dia harus datang disaat yang lain sedang liburan musim panas. Saat akan mendatangi guru wali kelasnya, ia melihat gurunya sedang diajak bicara oleh salah satu guru yang lain. Makio melihat dan menguping pembicaraan mereka. Ternyata wali kelasnya itu diajak berkencan oleh guru tersebut. Pak guru mengajak bu Minami (wali kelas Makio) menonton film malam itu. Pak guru menjelaskan kalau film yang akan mereka tonton menceritakan soal laut. Mendengarnya, Makio bilang bu Minami berada dalam mode cinta di musim panas hahaha.



Lalu bu Minami menimpali bahwa ia sangat tertarik untuk menonton biologi kelautan. Tapi ia punya pelajaran tambahan untuk murid yang sulit dipercaya sebodoh itu wkwk. Minggu ini akan ia habiskan untuk mengajari murid itu. Mata Makio berkaca - kaca saat mendengarnya. Aku tidak tahu, dia menangis karena terharu atau merasa terhina hahaha. Tapi itu sungguh jahat sekali. Menyebut murid dengan sebutan ‘sebodoh itu’.

3) Kerja keras itu penting

Saat ujian sekolah, Makio mempertanyakan kenapa harus ada ujian. Mempelajari matematika dan bahasa. Berdasarkan pengalamannya, itu tidak membantu kehidupan. Tapi setiap orang mempedulikan nilai yang mereka dapatkan. Makio melihat itu sebagai hal bodoh. Sakurakoji tidak sependapat. Dia bilang dia juga tidak mengerti kenapa harus ada ujian. Tapi, bukankah sekolah memang begitu ? Kerja keras itu penting. Intinya, Sakurakoji berpendapat bahwa sekolah merupakan sarana bagi setiap orang untuk menjadi orang yang terbiasa dengan kerja keras. Orang yang tumbuh dengan kerja keras dan menjadi orang yang rasional.

Hmmm, aku setuju dengan Sakurakoji. Ternyata itu makna terselubung dari adanya ujian dan sekolah. Aku juga pernah mendengar ujaran seseorang yang berkata bahwa sekolah itu untuk melatih cara berpikir.

4) Jangan sedih, setiap orang menginginkan sesuatu yang tidak mereka dapatkan

Wahh, aku suka makna yang satu ini. Entah kenapa, aku merasa sangat dinasehati saat membacanya. Kita tidak boleh larut dalam kesedihan saat tidak mendapatkan sesuatu. Itu biasa. Orang lain juga banyak yang mengalami itu. Hal yang lebih penting dari itu semua adalah keharusan kita untuk terus berusaha.



Ya baiklah. Mungkin hanya ini yang ingin aku tulis. Semoga bermanfaat.

[J - Movie] Yokomichi Yonosuke : Apa yang akan orang ingat setelah kita meninggal ?

Hasil gambar untuk yokomichi yonosuke


Pada kesempatan kali ini aku akan membuat ulasan tentang film Jepang yang rilis pada tahun 2013 lalu. Alur ceritanya terbilang unik, bahkan merupakan hal yang sangat baru untukku. Menceritakan tentang hidup seseorang dan kenangan apa yang ia berikan pada orang - orang disekelilingnya. Yonosuke, sang tokoh utama meninggal karena kecelakaan saat menyelamatkan seseorang. Aku belajar banyak dari film ini. Bisa dibilang film ini mengubah beberapa sudut pandangku setelah menontonnya.

SINOPSIS

Yokomichi Yonosuke (Kengo Kora) adalah seorang pemuda yang merantau dari Nagasaki ke Tokyo untuk mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi. Kala itu, tahun 1987. Dia adalah pemuda biasa dengan kehidupan sehari - harinya. Di Tokyo ia bertemu dengan banyak orang. Termasuk diantaranya teman kampusnya.

Hasil gambar untuk yokomichi yonosuke yosano shoko
Yokomichi Yonosuke.

Yonosuke adalah seseorang yang baik. Dia adalah orang yang temannya tidak merasa enggan untuk meminta tolong. Dia disukai oleh seorang gadis dari keluarga kaya, Yosano Shoko (Yuriko Yoshitaka). Mereka pertama kali bertemu dan berkenalan saat double date. Jadi Shoko ini adalah teman dari pasangan kencan temannya Yonosuke. Shoko mengejar Yonosuke dengan cara yang lucu menurutku. Dia secara tiba - tiba datang ke kosan Yonosuke dan mengajaknya ke kolam renang. Dia bahkan secara sepihak berterus terang kalau dia akan berkunjung ke rumah Yonosuke di Nagasaki saat liburan musim panas.

Gambar terkait
Yosano Shoko.

Saat mereka ke Nagasaki, Shoko ikut bermain di pantai bersama teman - teman Yonosuke di kampung halamannya. Yonosuke dan Shoko juga bertemu mantan kekasih Yonosuke disana. Kemudian Shoko mengungkapkan kesedihannya ketika melihat Yonosuke memperhatikan dan berbincang dengan mantan kekasihnya itu. Yonosuke yang memang baik, menghargai semua yang Shoko lakukan. Dia tetap memperlakukan Shoko dengan baik meskipun Shoko melakukan pendekatan yang tidak wajar untuk orang lakukan. Hingga sampai disuatu waktu dimana mereka benar - benar berpacaran. Shoko bersembunyi dibalik gorden saat mendengar Yonosuke bilang mereka berpacaran dan dia menyukai Shoko. Lucu banget pas lihat mereka disini wkwk.

Di film ini kita akan melihat lompatan cerita antara Yonosuke dan sekelumit orang dalam hidupnya. Serta tentang bagaimana mereka nantinya, bertahun - tahun setelah mereka berpisah. Walau begitu, ceritanya sangat menarik untuk diikuti. Yonosuke tipe orang yang sangat lucu. Dia memikirkan, menanyakan atau bahkan melakukan hal yang belum tentu orang lain lakukan atau pikirkan. Contohnya saat dia menonton berulang kali video yang menampilkan detik - detik dimana dia terjatuh saat tampil samba. Aku ketawa aja, kok bisa dia dengan PD-nya menonton video itu didekat temannya ? wkwk. Dia menonton itu dengan senyum terukir diwajahnya dan bahkan menceritakan kronologis lengkap bagaimana dia terjatuh hahaha.

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya ? Bagaimana dengan hubungan Yonosuke dan Shoko ? Siapa saja orang - orang yang ada disekeliling Yonosuke ? Kalian bisa menyaksikannya sendiri film yang berdurasi lebih dari 2 jam ini.

KOMENTAR PENULIS

Film ini berkisah mengenai orang biasa, Yokomichi Yonosuke. Dia dengan segala sifatnya yang membawa pengaruh untuk orang - orang disekelilingnya. Dia yang membuat temannya beruntung karena telah mengenalnya. Dia dengan sifatnya yang membuat orang - orang ingin tertawa saat mengingatnya.

Aku belajar bahwa kenangan dan bertemu orang lain itu indah. Bisa dipengaruhi/mempengaruhi dalam hal yang baik itu indah. Bahwa setiap nama dalam hidup kita itu memberikan cerita. Manis banget maknanya :)

Mungkin hanya ini yang ingin aku review dari film ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.