Minggu, 12 November 2017

[J - Dorama] Nigeru wa Haji da ga Yaku ni Tatsu : Menikah atas dasar pekerjaan


Hasil gambar untuk nige haji poster

Kali ini aku akan membahas dorama komedi-romantis hit yang tayang di musim gugur tahun 2016 lalu. Aku menonton ini karena Hoshino Gen menjadi pemeran utama disana. Sebelumnya aku menonton Hoshino Gen di Gegege no nyobo. Disana ia berperan sebagai adik Fumie. Dia sangat ceria dan ramah di asadora itu. Melihatnya disana membuatku ingat pada adikku sendiri yang punya sisi jahil seperti Takashi, tokoh Hoshino Gen di asadora itu. Aku berpikir, kelak adikku akan sebesar Takashi juga hehehe.

Selain alasan diatas, aku menonton Nige Haji karena kecocokan Hoshino Gen dan pemeran utama wanita disana, Aragaki Yui. Mereka terlihat sangat kawaii ketika bersama.

Gambar terkait
Aragaki Yui dan Hoshino Gen. 

Dorama
11 episode ini diangkat dari manga berjudul sama yang ditulis dan diilustrasikan oleh mangaka Tsunami Umino. Aku harap dalam waktu dekat manga ini akan diadaptasi dalam bentuk anime juga. Ceritanya sangat menarik untuk diikuti. Komedi-romantisnya benar - benar meninggalkan kesan tersendiri bagi para penggemar kisahnya.

SINOPSIS

Moriyama Mikuri (Aragaki Yui) adalah seorang gadis berusia 25 tahun. Dia merupakan lulusan jurusan Psikologi dari suatu universitas dan dia tidaklah beruntung dalam hal mencari pekerjaan. Dia menjadi pegawai kontrak dibagian administrasi di suatu perusahaan (yang mana ini tidak ada kaitannya dengan jurusannya semasa kuliah). Kemudian kontrak Mikuri diakhiri karena perusahaan sedang mengurangi karyawannya. Namun, rekan Mikuri yang sesama pegawai kontrak tidak mendapatkan hal serupa. Perusahaan memperpanjang kontrak dengannya. Padahal dalam hal pekerjaan, Mikuri lebih unggul dibanding dengan rekannya itu. Perusahaan harus memilih satu diantara mereka berdua dan Mikuri tidak terpilih. Mengetahui dia akan menjadi pengangguran, Ayah Mikuri meminta Mikuri bekerja menjadi pengurus rumah di rumah Tsuzaki Hiramasa (Hoshino Gen). Hiramasa adalah pria lajang berusia 35 tahun yang sibuk bekerja sehingga ia tidak punya waktu untuk membereskan rumahnya. Mikuri menjalani itu setiap Jum’at selama 3 jam.

Hasil gambar untuk nige haji Yui Aragaki
Moriyama Mikuri.

Gambar terkait
Tsuzaki Hiramasa.

Cerita berlanjut, Orang tua Mikuri akan pindah ke Chiba. Mikuri keberatan akan hal ini karena apabila mereka pindah ke Chiba, itu artinya Mikuri harus melepaskan pekerjaannya sebagai pengurus rumah Hiramasa. Mikuri ingin tetap bekerja dengan Hiramasa karena Hiramasa memuji pekerjaan Mikuri. Hiramasa menyadari kerja keras Mikuri dan sangat mengapresiasi itu, hal yang sangat menyentuh bagi Mikuri karena Mikuri tidak pernah diapresiasi sebelumnya. Mikuri merasa sangat sedih karena dia selalu kalah dalam hal seleksi pekerjaan. Bahkan, ketika dihadapkan pada memilih satu diantara dua pun, Mikuri tidak terpilih.

Setelah itu, Mikuri mulai bernegosiasi. Mikuri meminta Hiramasa menikahinya, menikah untuk pekerjaan ini. Semacam pernikahan kontrak yang didasari hubungan pekerjaan. Hiramasa sempat keberatan dan Mikuri merasa malu karena telah menyarankan hal gila. Namun pada akhirnya mereka benar - benar menjalani pernikahan kontrak itu karena memang saling membutuhkan. Orang - orang disekitar mereka mengira mereka benar - benar menikah.

Seiring berjalannya waktu, Hiramasa mulai melihat Mikuri sebagai lawan jenis dan ini mulai membuatnya cemas. Karena itu, ia menjadi sangat dingin pada Mikuri untuk menciptakan jarak diantara mereka berdua. Namun Hiramasa berubah pikiran. Ia berniat menikmati kisah cinta palsu mereka dan mencoba menjadi pasangan Mikuri. Tapi hal ini dimulai disaat yang salah karena Mikuri berbicara topik yang tidak tepat. Mikuri berbicara tentang pertemuan kebetulannya dengan teman kerja Hiramasa dan memuji betapa baiknya teman Hiramasa itu. Hal ini membuat Hiramasa tidak nyaman karena menganggap pemuda itu sebagai saingannya. Hiramasa tidak pernah punya pengalaman cinta sekalipun sudah berusia 35 tahun. Dia adalah tipe orang yang polos dan kurang percaya diri.

Singkat cerita, sandiwara mereka terbongkar oleh salah satu rekan kerja Hiramasa yang bernama Kazami Ryota (Otani Ryohei). Kazami berterus terang akan apa yang ia tahu pada Hiramasa dan ia meminta Hiramasa ‘berbagi’ Mikuri. Ia ingin Mikuri bekerja juga dirumahnya. Sehingga pada akhirnya Mikuri membagi waktunya agar bisa menjalankan tugas di rumah Kazami. Hiramasa yang mulai menyukai Mikuri pun mulai cemburu. Ia memperlakukan Mikuri secara dingin. Ia sempat menyesal telah jujur mengenai pernikahan kontrak mereka pada Kazami dan menyesal karena tidak mencegah Mikuri bekerja dirumah Kazami. Akhirnya Hiramasa membenci Mikuri dan dirinya sendiri. Hiramasa menilai perasaan cemburu membuatnya tidak produktif.

Gambar terkait
Kazami Ryota.

Menyadari kekakuan yang ada, Mikuri merasa tidak nyaman. Dia pun menilai mengapa hal ini terjadi. Ia jadi memahami bahwa Hiramasa adalah orang yang sangat tidak percaya diri. Mikuri tidak tinggal diam. Dia berdiskusi dengan Hiramasa mengenai hubungan mereka. Mikuri membahas tentang perjanjian pernikahan kontrak mereka. Disana tertulis apabila mereka memiliki pasangan, pastikan interaksi dengan pasangan tidak diketahui oleh umum. Mikuri berpikir ini hal yang sulit. Mikuri bilang ia sangat sibuk dengan dua pekerjaannya jadi disituasi ini, orang yang paling memungkinkan untuk menjadi pasangan adalah kamu, Hiramasa. “Hiramasa, maukah kamu jadi pasanganku ?”, tanya Mikuri. Jika itu dengan Hiramasa, Mikuri tidak perlu menyembunyikan perihal hubungan mereka. Jadi tidak ada hal tidak penting yang perlu dicemaskan. Hiramasa terlihat cemas dan risau saat dihadapkan pada situasi ini hahaha. Konyol banged melihat bagaimana ekspresi Hiramasa disini.

Hiramasa dengan kerisauannya hahaha.

Mikuri memutuskan hal ini karena jika ia memilih Kazami maka Hiramasa akan semakin dan semakin tidak percaya diri. Disamping itu, hubungan antara ia dan Hiramasa pasti akan semakin merenggang. Itu yang menjadi alasan mengapa Mikuri memilih Hiramasa. Selain itu, Mikuri berpikir ini adalah upaya psikoterapi untuk meningkatkan rasa percaya diri Hiramasa.

Beberapa waktu kemudian Tsuchiya Yuri (Yuriko Ishida), tante Mikuri yang kerap dipanggil Yuri-chan oleh Mikuri memberikan tiket liburan ke sebuah penginapan tradisional. Hiramasa mengira ini adalah permintaan izin dari Yuri untuk berlibur bersama Mikuri. Hiramasa bilang ia mengizinkannya. Yuri meluruskan, tentu saja ini tiket untuk bulan madu mereka. Mikuri dan Hiramasa menolak secara halus namun Yuri tetap memaksa mereka untuk pergi. Kemudian Hiramasa mengalah dan menerima tawaran Yuri. Mikuri berbisik, “Apa tidak apa - apa ?”, Hiramasa menjawab mereka tidak punya pilihan lain selain menerima tawaran itu. Mikuri meminta maaf dan Hiramasa bilang ini bukan masalah.

Hari liburan tiba. Mereka menikmati perjalanan di kereta dan berjalan - jalan diarea sekitar penginapan. Keceriaan mereka terhenti saat melihat ruangan yang akan mereka tempati. Disana hanya ada satu ranjang berkapasitas dua orang. Mereka berdua terkejut. Mikuri berkata pada petugas penginapan bahwa mereka memesan ruangan ganda. Pihak penginapan menjawab mereka mendengar ada perubahan permintaan ruangan. Sontak Mikuri memalingkan wajah untuk melihat Hiramasa. Merasa tertuduh, Hiramasa menggelengkan kepalanya. Kemudian kita akan tahu bahwa yang memberikan pernyataan perubahan ruangan adalah Yuri. Dalam percakapan Mikuri dan Yuri di telepon, Yuri berkata panggilan konfirmasi dari pihak penginapan datang padanya. Yuri meminta pihak hotel menyewakan ruang yang terdapat double bed untuk mereka. Mikuri bertanya kenapa jadi seperti ini. Yuri jadi bingung, bukankah mereka selalu tidur bersama. Yuri berpikir mereka memang pasangan suami-istri. Mikuri berpikir akan percuma jika ia menjelaskan yang sesungguhnya karena memang ia merahasiakan pernikahan kontrak mereka dari siapapun.

Setelah itu Mikuri dan Hiramasa menghubungi pihak penginapan untuk meminta penggantian kamar. Mereka ada disituasi dimana kesalah pahaman terjadi dan ini bukan salah pihak penginapan. Namun sayang, pihak penginapan tidak bisa mengganti kamar mereka. Hiramasa mengajak Mikuri untuk memahami hal ini, toh ini bukan salah pihak penginapan. Kemudian Hiramasa meminta maaf karena telah menyita waktu petugas hotel yang tengah sibuk. Melihat ini membuat Mikuri ingat mantan pacarnya semasa SMA yang sifatnya bertolak belakang dengan Hiramasa. Dalam ingatannya, Mikuri dan mantannya berada di sebuah cafe. Kemudian mantannya menyikapi secara gaduh saat melihat begitu kecilnya espresso pesanan mereka. Dia bilang dia tidak memesan itu dan meminta cafe tersebut mengubah ukuran espresso-nya ke ukuran normal. Mikuri mencegah itu tapi mantannya tetap ingin mengganti pesanan mereka. Mikuri merasa tidak enak lalu meminta maaf pada petugas cafe.


Lalu Mikuri membayangkan jika Hiramasa yang ada disituasi itu. Mereka berdua memakai pakaian SMA kemudian espresso kecil itu dihidangkan. Hiramasa berkata pada Mikuri jika espresso itu kecil. Mikuri menimpali bahwa ia tidak menyangka ini akan sekecil itu. Hiramasa bilang mereka sudah belajar hal baru. Dengan kata lain mereka harus berhati - hati untuk kedepannya. Setelah itu mereka meminum espresso itu dan secara bersamaan berkata rasanya pahit. Merekapun saling berpandangan dan tersenyum. Mikuri menganggap itu menyenangkan, bahkan untuk sekedar lamunan.

Bayangan Mikuri.

Lamunan Mikuri terhenti karena Hiramasa mengajaknya untuk pergi. Saat mulai melangkahkan kaki, Mikuri mendengar suara seseorang yang tidak asing baginya. Dan ternyata suara itu berasal dari mantan Mikuri yang tadi ada dalam ingatannya. Dia datang bersama pasangannya dan tengah berdebat soal makanan. Komplain, sama seperti dalam ingatan Mikuri tadi wkwk. Setelah itu Mikuri bersembunyi dan segera berlalu dengan Hiramasa. Ini salah satu alasan kenapa aku menyukai dorama Jepang, hal sederhana namun begitu melekat diingatan penonton. Siapa yang membayangkan Mikuri akan bertemu secara kebetulan dengan orang yang ia ingat  ? hahaha. Terlebih orang yang berbuat onar seperti mantannya itu XD.

Dorama ini bercerita mengenai tarik ulur hubungan Mikuri dan Hiramasa. Kita akan melihat betapa tidak peka-nya Hiramasa karena sifatnya yang tidak percaya diri. Dia berpikir Mikuri tidak mungkin menyukainya. Dia baru menyadari perasaan Mikuri saat Mikuri menunjukan kecemburuannya. Dari sanalah hubungan mereka mulai mengalami kejelasan.

KOMENTAR PENULIS

Ini bisa jadi salah satu tontonan wajib bagi para penggemar genre komedi-romantis. Kisahnya mengalir secara ringan namun mengundang gelak tawa. Karakter Mikuri dan Hiramasa pun seakan ada untuk mengisi satu sama lain. Mikuri dengan sifatnya yang sangat berterus terang, lepas dan apa adanya sangat cocok disandingkan dengan seseorang yang tidak percaya diri dan kaku seperti Hiramasa. Perlu waktu yang cukup lama bagi mereka untuk berterus terang akan perasaan mereka satu sama lain.

Hiramasa berpikir Mikuri adalah orang aneh dengan ide gilanya itu tapi menurutku Hiramasa lebih aneh karena mau menerima tawaran pernikahan palsu yang diakuinya sebagai hal gila wkwk. Walaupun keduanya aneh, tapi aku suka pasangan aneh yang satu ini hahaha.

Mikuri pernah mendengarkan curhatan sahabatnya yang bercerita tentang perselingkuhan suaminya. Disuatu saat yang lain, Mikuri ingin bertanya pada Hiramasa tentang maksud Kazami yang telah mendapat izin dari Hiramasa untuk berbagi Mikuri. Tapi Mikuri tidak berani menanyakan ini. Kemudian Mikuri bergumam, “Mungkin begini perasaannya, mengetahui perselingkuhan suami tapi kita merasa enggan untuk bertanya.” hahaha, apa hubungannya coba ? Mikuri ini ada - ada aja. Menonton bagaimana Mikuri sebagai lulusan jurusan Psikologi menilai Hiramasa pun menjadi suatu hal yang menarik. Apa yang dinilai oleh Mikuri membuatku berpikir, “Iya juga ya ?”. Jadi secara tidak langsung kita belajar psikologi melalui dorama ini.

Ada beberapa judul versi Bahasa Inggris dari dorama yang kita ulas ini. Salah satunya The Full-Time Wife Escapist. Aku rasa judul inilah yang paling mewakili alur ceritanya. ‘Istri yang lari dari kenyataan’, judulnya ngeri wkwk. Hal ini diakui Mikuri sendiri. Ia berkata pada Hiramasa kalau pilihan Mikuri menikah kontrak dengan Hiramasa adalah upayanya untuk melarikan diri. Hiramasa menjawab melarikan diri itu bukan masalah. Memang benar, itu memalukan. Tapi yang lebih penting dari itu adalah bertahan. Ya, realistis. Survive. Hal yang harus diperjuangkan oleh seluruh orang di muka bumi.

Dorama ini juga memiliki sisi fantasi yang baru kali ini aku lihat. Disini ada beberapa scene dimana para tokoh seolah - olah ada diacara TV. Mereka sedang diwawancarai atau bermain game dihadapan banyak orang. Walaupun begitu, sisi fantasi ini masih berhubungan dengan jalan cerita. Jadi penyampaian sisi serius atau komedi-nya dilakukan dengan cara yang unik.

Salah satu soundtrack dorama ini dinyanyikan oleh Hoshino Gen. Lagu ini diciptakan oleh Hoshino Gen sendiri. Selain aktif sebagai aktor, Hoshino Gen juga dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu. Wahh, sepertinya karakter aslinya sangat berbeda dengan Hiramasa ya. Dia adalah orang yang energik dan kreatif hehe. Ini bisa kita lihat dari penampilan Hoshino Gen di Video Clip dari soundtrack dorama Nige Haji ini :

Hoshino Gen - Koi



Hal unik lain dari dorama ini adalah koi dance. Ya, sebuah tarian. Tarian ini dihidupkan oleh para pemeran dorama ini. Aku senang melihat bagaimana mereka menari dengan begitu kompaknya. Lagi, ini juga merupakan kali pertama aku melihat aktor dan aktris dari suatu dorama menari dengan alunan soundtrack dorama -nya.

koi dance


Sekian untuk kali ini dan sampai jumpa.

Jumat, 03 November 2017

[J - Dorama] Hungry! : Masakan Prancis ala Rocker


Gambar terkait


Sebelumnya, aku tidak tertarik menonton 
dorama yang mengudara di tahun 2012 ini. Aku tidak menontonnya karena aku tidak suka dorama bertema musik. Aku berubah pikiran karena mengetahui fakta bahwa Mukai Osamu menikah dengan lawan mainnya di dorama ini, Ryoko Kuninaka. Ya, Mukai Osamu. Pemeran Murai Shigeru di asadora Gegege no nyoboWaaahh sayang sekali~ Padahal aku harap dia menikah dengan Matsushita Nao. Mengingat chemistry apik yang terjalin diantara keduanya di Gegege no nyobo, tak heran aku senang melihat kebersamaan mereka.



Gambar terkait
Matsushita Nao.

Gambar terkait
Matsushita Nao dan Mukai Osamu.

Baik, aku akan membahas tentang dorama Hungry! Ini. Sebenarnya ceritanya tidak begitu membahas musik sih. Ceritanya lebih ke bagaimana suatu band yang tadinya para rocker harus banting stir menjadi koki disebuah restoran Prancis. Jadi ceritanya lebih ke bagaimana mereka menjalani kehidupan sebagai koki.

Yamate Eisuke (Mukai Osamu) adalah musisi rock yang belum juga menemukan titik terang dalam karirnya. Band-nya terancam bubar karena popularitas yang tak kunjung mereka dapatkan. Keadaan tersebut menuntun Eisuke menepati janjinya yang akan menjadi chef di usia 30 tahun bila karirnya di belantika musik tidak mencapai kesuksesan. Ia adalah putra dari pemilik Restoran Prancis. Ia mengajak rekan - rekan band-nya untuk bergabung di restoran miliknya.


Gambar terkait
Yamate Eisuke.
Di sisi lain, Okusu Chie (Miori Takimoto) adalah seorang mahasiswi berusia 20 tahun. Ia adalah seorang pecinta kuliner dan hal inilah yang membuatnya terkait dengan Eisuke dan kawan - kawan. Awalnya Chie hanya menyukai masakan buatan Eisuke tapi seiring berjalannya waktu, Chie malah jatuh cinta pada Eisuke. Perasaannya ini mengalami kendala karena Eisuke telah memiliki kekasih bernama Tachibana Maria (Ryoko Kuninaka).


Perasaan Chie diketahui oleh salah satu rekan band Eisuke yang bernama Hiratsuka Taku (Miura Shohei). Mengetahui itu, Taku menawarkan bantuan pada Chie. Ia berkata ia akan membantu Chie dekat dengan Eisuke. Taku menganggap jatuh cintanya Chie pada Eisuke merupakan hal menarik dan tanpa disadari ia pun jatuh cinta pada Chie saat menyemangatinya.



Hasil gambar untuk smile miori takimoto hungry
Okusu Chie.

Hasil gambar untuk ryoko kuninaka hungry
Tachibana Maria.

Hasil gambar untuk miura shohei taku hungry
Hiratsuka Taku.

Kisah cinta segitiga Chie sangatlah unik. Ini pertama kalinya aku melihat seorang tokoh yang sama sekali tidak menganggap orang yang mencintainya sebagai lawan jenis hahaha. Perbedaan umur yang terbilang jauh membuat Eisuke hanya melihat Chie sebagai bocah. Mereka berbeda 10 tahun dan karenanya, Eisuke yang memang cuek dan keras sama sekali tidak peka mengenai apa yang seharusnya tidak atau ia lakukan.

Chie juga sangat polos dalam hal percintaan. Chie pernah modus ingin belajar memasak agar bisa dekat dengan Eisuke. Namun, karena saking gugupnya, ia jadi salah berkata - kata. Dia tidak mengatakan “Tolong ajari aku memasak,” dia salah dengan berkata “Kumohon, berkencanlah denganku!” . Setelah itu Chie meralat ucapannya dan mengalihkan topik yang tidak seharusnya tercuat itu.

Kecuekan Eisuke terlihat saat Eisuke bertanya pada Chie, mungkinkah Chie menyukainya ? Eisuke menanyakan hal itu didepan semua karyawan restorannya. Suasana pun langsung kaku dan Chie terkejut mendengar pertanyaan itu. Kemudian Eisuke membahas tentang Chie yang mengajaknya berkencan di hari sebelumnya, mungkinkah itu adalah pernyataan/pengakuan ? Temannya menyergap, “Pernyataan ?! Bagaimana bisa kau bertanya hal seperti itu disaat seperti ini ?”. Eisuke membela diri. Ia berkata semuanya jelas, Chie sering datang dan dia baik padanya. Jadi ia pikir, setidaknya ia harus bertanya akan hal ini. Chie yang merasa dipermalukan langsung melarikan diri dari restoran itu.

Beberapa waktu setelah kejadian tak terduga itu terjadi, Eisuke berkata pada Chie bahwa biasanya rocker menderita gangguan pendengaran karena sering mendengarkan musik keras sehingga gendang telinganya rusak. Jadi mungkin ia salah mendengar apa yang disampaikan orang - orang. Ia mengira salah mendengar perkataan Chie dengan menganggap itu sebuah pernyataan.

Kisah cinta mereka berlanjut, Chie mengungkapkan perasaannya pada Eisuke melalui Maria. Kemudian Maria memberitahukan ini pada kekasihnya itu. Eisuke cukup kaget akan hal ini, ia berpikir wanita itu menakutkan saat mengetahui Chie dan Maria berbicara satu sama lain. Setelah itu Eisuke menolak Chie secara langsung dengan berkata ia hanya menganggap Chie sebagai seorang adik. Chie merasa sangat sedih, ia merasa lelah dengan cinta bertepuk sebelah tangan yang selama ini ia jalani. Disaat seperti inilah Taku menyemangati dan selalu ada disisi Chie.

Dorama ini sangat menarik untuk ditonton. Jika aku tahu dorama ini akan semenarik ini, mungkin aku sudah mengikuti ceritanya sejak dulu. Disini kita akan melihat Mukai Osamu dengan cara yang berbeda. Ya, kapan lagi kan melihat Mukai Osamu dilempari popcorn saat perform dan berebut sayuran diskon dengan ibu - ibu hingga tubuhnya terpental ? hahaha.

Menonton dorama ini membuatku semangat belajar memasak dan tertarik untuk menanam sayuran di kebun organik. Aku jadi semakin suka pada tumbuhan dan menganggap melihat bagaimana suatu tanaman bisa tumbuh adalah hal yang sangat menyenangkan. Jadi ceritanya, selain pelanggan di restoran Eisuke, Chie juga merupakan putri dari petani pemasok sayuran ke restoran Eisuke. Chie sangat menyukai sayuran dan kebun.

Ya mungkin hanya ini yang bisa kubahas mengenai dorama ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Word Families : Mari, lebih dekat dengan kata!


Gambar terkait

Pada kesempatan kali ini, aku akan membahas salah satu teori Bahasa Inggris yang pernah kupelajari. Ini adalah kali pertama aku membahas pelajaran Bahasa Inggris di blog ini.

Dalam Bahasa Inggris, kita bisa membedakan antara kata yang satu dengan kata lainnya dengan melihat huruf - huruf akhir pada kata tersebut. Dengan melihat itu, kita bisa tahu kata tersebut termasuk kedalam jenis apa. Walaupun tentu saja, aturan ini tidak berlaku untuk seluruh kosa kata Bahasa Inggris.

Jenis Word Families yang akan aku bahas disini adalah Verb (kata kerja), Adjective (kata sifat), Adverb (kata keterangan) dan Noun (kata benda) yang bisa merujuk pada benda atau orang.

Akhiran kata pada umumnya.

Verb
Adjective
Adverb
Noun
en
able
ly
ance
ify
ible
ward
ancy
ize
al
wise
ence

ful

ation

ish

ian

ive

ism

ous

ist



ment



ness



ship



or



er

Akhiran - akhiran diatas adalah akhiran yang biasa tersemat pada jenis kata tertentu. Dengan membaca akhiran tersebut, kita bisa menyimpulkan makna dan jenis dari suatu kata.

Contoh :

Watch = Mengamati (Verb)
Watchful = Waspada (Adjective)
Watchfully = Dengan berjaga-jaga (Adverb)
Watchfulness = Pengamatan (Noun - thing)
Watcher = Pengamat (Noun - Person)

Tapi, ada kata yang komponennya tidak lengkap karena kata tersebut memang tidak punya kata jenis itu. Contohnya kata 'Entertain'  (menghibur) yang memang tidak ada dalam kata keterangan. Untuk jelasnya, coba perhatikan Word Family dari kata hibur :

Entertain = Menghibur (Verb)
Entertaining = Dapat menghibur (Adjective)
Entertainment = Hiburan (Noun - Thing)
Entertainer = Penghibur (Noun - Person)

Berbeda dengan kata 'watch' (mengamati) yang bisa hadir dalam semua jenis kata. Kata yang semisal ini bisa juga kita temukan pada kata 'produce' (membuat). Diantaranya :

Produce = Membuat (Verb)
Productive = Produktif (Adjective)
Productively = Secara produktif (Adverb)
Production = Hasil (Noun - Thing)
Producer = Produser atau Penghasil (Noun - Person)

Mungkin hanya ini yang bisa kusampaikan. Mohon maaf apabila tulisan ini memiliki banyak kesalahan. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Minggu, 15 Oktober 2017

Belajar dari Musa : Hafidz cilik asal Indonesia yang mendunia


Gambar terkait


Sebenarnya aku sudah sangat sering mendengar nama hafidz cilik yang mulai dikenal sejak mengikuti program Hafidz Indonesia di salah satu TV nasional ini. Di acara tersebut, Musa menduduki juara pertama. Aku tidak pernah menonton acara tersebut secara mendalam sih, hanya saja aku mulai penasaran akan sosok Musa sejak Ustadz Fatih Karim sering mengulas anak yang lahir pada tahun 2008 itu. Di beberapa kajiannya Ustadz Fatih Karim bercerita tentang Raja Arab Saudi yang meminta Musa tetap tinggal di Arab Saudi dan ia diberikan status sebagai warga negara Arab Saudi.

Kemudian rasa penasaranku dijawab dengan cara menonton video tentang Musa di YouTube dan luar biasa, aku belajar banyak dari video itu. Aku belajar bahwa, sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat yang beragama Islam untuk mencetak generasi cinta Al - Qur’an sejak dini. Musa sudah hafal 30 Juz Al - Qur’an dengan sempurna diusia dini yakni diumur 6 tahun. Musa juga telah mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional dengan menjadi juara ketiga pada lomba Hafidz Anak Tingkat Dunia yang diselenggarakan di Mesir. Musa juga pernah mengikuti perlombaan hafalan Al - Qur’an tingkat internasional di Jeddah, Arab Saudi dan Musa merupakan peserta termuda diajang itu.

Baik, setelah membahas prestasi Musa sekarang aku akan mengulas orang - orang dibalik layar. Musa tumbuh menjadi anak yang begitu mencintai Al - Qur’an tidak lain karena didikan orangtuanya sendiri.

Ayah Musa ingin masuk pesantren sejak kecil. Namun beliau harus mengubur mimpinya karena ia mengiap penyakit kuning. Oleh karena itu ia memiliki latar pendidikan sekolah umum dari jenjang SD hingga SMA. Cerita berlanjut, beliau ingin belajar agama sehingga ia masuk jurusan Bahasa Arab di Perguruan Tinggi. Ternyata jurusan tersebut tidak sesuai dengan bayangannya. Jurusan Bahasa Arab membahas tentang sosial budaya dan seterusnya. Kemudian beliau meminta izin kepada orangtuanya untuk keluar dari jurusan itu dan masuk pesantren di Jawa Timur dengan biaya sendiri karena orangtuanya tidak memiliki biaya lagi. Ayah Musa menjalani kehidupan di pesantren selama ± 4 tahun.

Pendidikan Musa murni dilaksanakan dirumah dan diajarkan langsung oleh kedua orangtuanya. Ayah Musa bekerja dikebun karet milik orang lain dan memiliki toko kecil - kecilan yang sepi pengunjung. Ia berprasangka baik akan hal ini. Dengan sepinya toko tersebut, ia bisa lebih fokus mengajari anak - anaknya. orang tua Musa berusaha menjadikan keluarga mereka akrab dengan ilmu sehingga anak - anak mereka terbiasa dalam suasana ilmu. Tidak hanya tentang agama, Musa dan adik - adiknya juga belajar mata pelajaran lain melalui buku. Orang tua Musa tidak punya latar belakang didunia pendidikan, mereka hanya bermodalkan semangat, tawakkal dan berprasangka baik yang kuat pada Allah SWT. Dengan itu semua, bukan hal yang tidak mungkin bagi mereka untuk memiliki anak - anak yang cerdas dan sholeh/sholehah.

Menarik sekali, selain belajar tentang pentingnya mencetak generasi cinta Al - Qur’an sejak dini, aku juga belajar tentang bagaimana orang hebat mendidik anak - anaknya. Pola pikir ayah Musa begitu luar biasa, mengingat beberapa orang tua justru tidak percaya diri dalam hal mendidik anak. Padahal, sudah semestinya bagi suatu keluarga untuk menumbuhkan kecintaan anak akan ilmu sejak dini. Seperti apa yang dikatakan ayah Musa, “Saya berprasangka baik, Allah pasti akan memberikan ilmu dan kemudahan.” Niat yang baik saja sudah cukup kuat bagi seseorang untuk terus berjuang dalam hal kebaikan. Keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berjuang.

Ayah Musa memancing kecintaan Musa akan agama dengan hal yang sederhana tapi akurat. Lucu sih triknya hehe. Ayah Musa berkata dengan intonasi yang berapi - api, ia mengatakan, “Nah itu bang orang yang hebat, orang sholeh bang. Mereka pintar mengaji dan akhlak mereka baik.” Hal sederhana ini memberikan efek yang kuat ternyata. Seperti apa yang disampaikan oleh pakar metode pendidikan, fungsi otak anak mirip dengan spons (busa). Ia akan menyerap segala informasi yang mereka lihat dan dengar dengan cepat. Maka dari itu memberikan masukan dan contoh yang baik pada mereka merupakan suatu keharusan.

Mungkin hanya ini yang bisa kusampaikan diartikel ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Shalawat Nariyyah


Hasil gambar untuk shalawat nariyyah

Sebenarnya aku ingin menulis artikel ini sejak tahun 2016 lalu. Tapi, mimpi itu baru terealisasikan sekarang karena beberapa alasan. Baik, sekarang aku akan menampilkan video Shalawat Nariyyah yang dibawakan oleh Ustadz Syamsuddin Nur El - Marusy dalam acara Islam Itu Indah :




“Wah~ Aku suka shalawatnya!” Itu adalah kalimat yang kupikirkan saat pertama kali mendengar Shalawat tersebut pada Desember 2015 silam. Dan entah kebetulan macam apa, saat itu aku menemukan suatu buku yang mencantumkan materi tentang Shalawat ini di beberapa halamannya. Pada halaman - halaman tersebut tertulis aksara Arab Shalawat beserta latin dan artinya. Selain itu ada juga beberapa keutamaan bila kita menetapinya sebagai wirid yang akan sedikit kubahas di artikel ini.

Pertama, aku akan mencantumkan arti dari Shalawat Nariyyah ini :

“Ya Allah limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang melaluinya semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih dan berkat dirinya yang mulia awan menurunkan hujannya dan semoga pula terlimpahkan kepada keluarganya serta pada sahabatnya disetiap detik dan embusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

Wah, masyaAllah. Membaca arti dari Shalawat Nariyyah ini membuatku merasa hangat ^^).  Penggambaran indahnya islam tertaut disetiap kalimatnya. Kalimat - kalimat tersebut menggambarkan cukuplah islam dan iman yang mencukupi disetiap langkah kita.

Kedua, aku akan membahas tentang keutamaan apabila kita menetapinya sebagai wirid. Diantaranya :

1) Allah akan melenyapkan kesedihan dan kedukaannya serta menghapuskan kesulitan dan bahaya yang menimpa dirinya.
2) Allah akan memudahkan segala urusannya, memberikan cahaya kepada hatinya sehingga menjadi terang hati dan meninggikan martabatnya.
3) Allah akan membuat baik keadaannya, meluaskan rezekinya dan membukakan baginya semua pintu kebaikan dan kebajikan secara berlimpah.
4) Diampuni dosa - dosanya dan dipermudah urusannya.

Mengenai shalawat sendiri, Rasulullah SAW bersabda orang yang paling pantas untuk mendekatinya pada Hari Kiamat ialah yang paling banyak ber-shalawat kepeda beliau. Sebenarnya ini nasihat untukku juga sih, nasihat untuk memperbanyak shalawat.

Mungkin hanya ini yang ingin kubahas mengenai Shalawat Nariyyah ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.